Breaking News
light_mode
Beranda » Berita » Di YESIST12 2026, IEEE Sensors Council Buka Jalan Generasi Muda Masuk ke Dunia Teknologi Sensor

Di YESIST12 2026, IEEE Sensors Council Buka Jalan Generasi Muda Masuk ke Dunia Teknologi Sensor

  • account_circle Encut Nur Azizah
  • calendar_month Minggu, 4 Okt 2026
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Depokhitz.com, Bekasi – Sensor mungkin bekerja dalam ukuran yang kecil, tetapi teknologi di baliknya bisa menjangkau persoalan yang sangat besar. Dari pemantauan bayi prematur hingga keselamatan berkendara, sensor menjadi salah satu pintu masuk untuk menghadirkan teknologi yang lebih dekat dengan kebutuhan manusia.

Peluang tersebut diperkenalkan Dr. Sangeeta Singh, anggota Women in Sensors & Chapter Engagement Committee IEEE Sensors Council, saat memberikan keynote speech dalam rangkaian IEEE YESIST12 2026 di BSI Convention Center, Bekasi, Sabtu (3/10).

Kegiatan internasional yang dituanrumahi Universitas Nusa Mandiri (UNM) tersebut menjadi ruang bagi peserta untuk mengenal lebih jauh ekosistem teknologi sensor sekaligus peluang bergabung dalam jejaring global.

Membawakan materi bertajuk “Exploring the Benefits of IEEE Sensors Council Membership”, Sangeeta memperkenalkan peran IEEE Sensors Council yang telah berdiri sejak 1999. Organisasi tersebut didukung 26 IEEE Member Societies yang berasal dari berbagai disiplin ilmu.

Bagi generasi muda yang sedang mengembangkan minat di bidang teknologi, ekosistem lintas disiplin tersebut membuka kesempatan untuk belajar sekaligus bertemu dengan komunitas yang memiliki ketertarikan serupa.

Belajar Sensor Tidak Harus Menunggu Jadi Ahli
Salah satu program yang diperkenalkan Sangeeta adalah MYOSA atau Make Your Own Sensors Applications. Program edukasi tersebut menggunakan pendekatan pembelajaran interaktif berbasis IoT dan
hardware yang terintegrasi dengan ESP32.

Melalui MYOSA, peserta dapat belajar mengembangkan aplikasi sensor dengan persoalan yang dekat dengan kehidupan. Beberapa contoh yang dikembangkan mencakup Laparoscopic Trainer untuk simulasi bedah, NeoSentry untuk pemantauan bayi prematur, serta Secure Ride System yang diarahkan untuk mendukung keselamatan berkendara.

Program tersebut disebut telah menjangkau lebih dari 3.000 siswa di 25 negara pada lima benua.

Angka tersebut memperlihatkan bahwa pembelajaran teknologi sensor tidak harus dimulai dari laboratorium dengan peralatan yang serba rumit. Dengan ekosistem pembelajaran yang tepat, pelajar dan inovator muda juga dapat mulai memahami bagaimana sensor, perangkat keras, dan IoT diterjemahkan menjadi sebuah solusi.

Dari Komunitas hingga Panggung Global
Selain program edukasi, IEEE Sensors Council juga membangun komunitas melalui berbagai jejaring, termasuk Young Professionals (YP), Women in Sensors (WiSe), serta Chapter di berbagai negara.

Saat ini, jaringan tersebut mencakup lebih dari 55 Section Chapters dan 95 Student Branch Chapters yang tersebar di 24 negara. Bagi mahasiswa maupun profesional muda, keberadaan komunitas semacam ini membuka ruang untuk bertukar pengalaman, mengembangkan jejaring, dan mengikuti perkembangan teknologi sensor dari perspektif yang lebih luas.

Sangeeta juga memperkenalkan jalur akademik dan publikasi yang berada dalam ekosistem IEEE Sensors Council. Salah satunya IEEE Sensors Journal dengan Impact Factor 4,3, selain berbagai konferensi internasional yang mempertemukan peneliti, akademisi, praktisi, dan inovator di bidang sensor.

“Sensors Council berkomitmen untuk terus menghubungkan para praktisi, akademisi, dan inovator muda di seluruh dunia guna menciptakan solusi berbasis sensor yang bermanfaat bagi masyarakat luas,” ungkap Sangeeta, Sabtu (3/10).

Kehadiran IEEE Sensors Council di YESIST12 2026 pun menunjukkan bahwa panggung kompetisi inovasi tidak hanya menjadi tempat peserta memamerkan karya. Ia juga dapat menjadi pintu untuk mengenal komunitas, peluang pengembangan diri, publikasi, konferensi, hingga kolaborasi lintas negara.

Teknologi sensor bukan hanya soal komponen yang mendeteksi suhu, gerakan, tekanan, cahaya, atau kondisi tertentu. Di tangan generasi muda, teknologi tersebut dapat menjadi cara untuk membaca persoalan di sekitar mereka lalu mencari kemungkinan solusinya.

  • Penulis: Encut Nur Azizah

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • a-closeup-of-popcorn-in

    7 Rekomendasi Bioskop Paling Nyaman di Depok dengan Kursi Terbaik (2026)

    • calendar_month Sabtu, 20 Jun 2026
    • account_circle Feby R
    • 0Komentar

    Depokhitz.com – Menonton film di bioskop kini bukan sekadar hiburan biasa semata. Pengalaman sinema yang sesungguhnya sangat bergantung pada kenyamanan kursi dan kualitas fasilitas yang ada. Maka, memilih bioskop nyaman di Depok menjadi keputusan penting sebelum kamu memesan tiket film. Selain itu, Kota Depok kini memiliki banyak pilihan bioskop modern dengan standar kenyamanan yang tidak […]

  • Lowongan Kerja Susu Mbok Darmi Juli 2026, Buka Posisi Area Manager hingga Dairysta

    Lowongan Kerja Susu Mbok Darmi Juli 2026, Buka Posisi Area Manager hingga Dairysta

    • calendar_month Rabu, 15 Jul 2026
    • account_circle Encut Nur Azizah
    • 0Komentar

    Depokhitz.com – Susu Mbok Darmi membuka lowongan kerja untuk sejumlah posisi pada Juli 2026. Informasi rekrutmen tersebut dibagikan melalui akun Instagram resmi Susu Mbok Darmi. Posisi yang dibuka meliputi Area Manager, Supervisor Area, Design Interior Supervisor, dan Dairysta. Lowongan ini ditujukan bagi kandidat yang memiliki kualifikasi sesuai dengan kebutuhan masing-masing posisi. Posisi yang Dibuka yaitu: […]

  • IEEE YESIST12 2026 Siap Bawa Inovasi Anak Muda Dunia ke Bekasi

    IEEE YESIST12 2026 Siap Bawa Inovasi Anak Muda Dunia ke Bekasi

    • calendar_month Rabu, 30 Sep 2026
    • account_circle Encut Nur Azizah
    • 0Komentar

    Depokhitz.com, Bekasi – Apa jadinya jika anak muda dari berbagai negara membawa persoalan di sekitarnya, lalu mencoba menjawabnya dengan teknologi? Pertanyaan itu akan menemukan panggungnya di BSI Convention Center, Bekasi, saat IEEE YESIST12 2026 Grand Finale digelar pada Jumat–Sabtu, 2–3 Oktober 2026 mendatang. Mengusung tema “Age of Innovation: Ignite Your Ideas, Transform Tomorrow!”, ajang yang […]

  • Tiang Telepon Tertua di Depok, Peninggalan Era Hindia Belanda yang Masih Berdiri hingga Kini

    Tiang Telepon Tertua di Depok, Peninggalan Era Hindia Belanda yang Masih Berdiri hingga Kini

    • calendar_month Rabu, 29 Jul 2026
    • account_circle Ilman Syafaat
    • 0Komentar

    Depokhitz.com, Depok – Di tengah padatnya arus kendaraan di Jalan Kartini, Kecamatan Pancoran Mas, berdiri sebuah tiang besi tua yang sekilas tampak seperti tiang biasa. Namun, di balik bentuknya yang sederhana, tiang tersebut menyimpan cerita panjang tentang perkembangan teknologi komunikasi di Kota Depok. Tiang telepon yang berada tidak jauh dari Stasiun Depok Lama itu diperkirakan […]

  • Kampus dengan nuansa islam di Jakarta Selatan

    3 Kampus dengan Nuansa Islam di Jakarta Selatan

    • calendar_month Jumat, 2 Okt 2026
    • account_circle Fahri Santoso
    • 0Komentar

      Memilih perguruan tinggi tidak selalu hanya berkaitan dengan program studi dan fasilitas. Bagi sebagian calon mahasiswa, lingkungan tempat belajar juga menjadi pertimbangan penting, terutama bagi mereka yang ingin tetap mendapatkan suasana akademik yang selaras dengan nilai-nilai Islam. Beberapa Kampus dengan nuansa islam di Jakarta Selatan tidak hanya menghadirkan nuansa islam, tapi juga menerapkan nilai-nilai […]

  • Mahasiswi UNM Juara PEKSIMIDA DKI 2026, Monolog ‘Balada Sumarah’ Bawa Pulang Juara Harapan 1

    Mahasiswi UNM Juara PEKSIMIDA DKI 2026, Monolog ‘Balada Sumarah’ Bawa Pulang Juara Harapan 1

    • calendar_month Senin, 27 Jul 2026
    • account_circle Muhammad Guntur Ilham
    • 0Komentar

    Depokhitz.com Jakarta – Universitas Nusa Mandiri (UNM) sebagai Kampus Digital Bisnis kembali menorehkan prestasi membanggakan melalui mahasiswanya di tingkat regional. Syifa Magfiroh, mahasiswi Program Studi (Prodi) Manajemen, berhasil meraih Juara Harapan 1 pada cabang lomba Monolog dalam ajang Pekan Seni Mahasiswa Daerah (PEKSIMIDA) DKI Jakarta 2026. Capaian ini menjadi bukti bahwa mahasiswa UNM tidak hanya […]

expand_less