Mengapa Rumah Cepat Berdebu? Ini Kebiasaan yang Sering Diabaikan
- account_circle Encut Nur Azizah
- calendar_month Jumat, 3 Jul 2026
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Depokhitz.com – Baru sehari dibersihkan, tetapi meja dan rak sudah kembali dipenuhi debu. Kondisi seperti ini mungkin pernah dialami banyak orang. Padahal, penyebabnya tidak selalu berasal dari lingkungan sekitar. Beberapa kebiasaan di dalam rumah juga bisa membuat debu lebih cepat menumpuk tanpa disadari.
1. Jarang Membersihkan Area yang Sulit Dijangkau
Saat membersihkan rumah, perhatian biasanya tertuju pada lantai, meja, atau area yang sering digunakan. Sementara itu, bagian atas lemari, belakang televisi, kolong furnitur, hingga sudut ruangan kerap terlewat. Padahal, debu yang menumpuk di area tersebut bisa kembali beterbangan dan menyebar ke seluruh ruangan.
2. Membiarkan Jendela Terbuka Terlalu Lama
Membuka jendela memang dapat membantu sirkulasi udara di dalam rumah. Namun, jika dibiarkan terbuka terlalu lama, terutama saat cuaca berangin atau rumah berada di dekat jalan raya, debu dari luar akan lebih mudah masuk dan menempel pada berbagai permukaan di dalam ruangan.
3. Terlalu Banyak Pajangan dan Dekorasi
Pajangan dan dekorasi bisa membuat rumah terasa lebih hidup. Namun, semakin banyak barang yang dipajang, semakin banyak pula permukaan yang harus dibersihkan. Jika jarang dibersihkan, debu akan lebih cepat menumpuk dan membuat rumah terlihat kusam meski sebenarnya sudah disapu atau dipel.
4. Tidak Rutin Membersihkan Kipas Angin dan Ventilasi
Kipas angin dan ventilasi sering luput dari perhatian saat membersihkan rumah. Padahal, debu yang menempel di kedua area tersebut dapat kembali tersebar ke seluruh ruangan setiap kali kipas dinyalakan atau udara mengalir melalui ventilasi. Membersihkannya secara rutin dapat membantu mengurangi penyebaran debu di dalam rumah.
5. Keset dan Karpet Jarang Dibersihkan

Sumber foto: Yanayla on magnific.com
Keset dan karpet menjadi tempat pertama yang menampung debu serta kotoran dari alas kaki. Jika tidak rutin dibersihkan, debu yang menumpuk bisa terbawa ke berbagai ruangan saat penghuni berjalan atau saat karpet digunakan sehari-hari.
Debu memang tidak bisa dihindari sepenuhnya, tetapi penumpukannya dapat dikurangi dengan kebiasaan yang tepat. Selain rutin menyapu dan mengepel, jangan lupa membersihkan area yang sering terlewat agar rumah tetap terasa bersih, nyaman, dan lebih sehat untuk dihuni.
- Penulis: Encut Nur Azizah

Saat ini belum ada komentar