Tak Harus Jago Mendaki, Dhinakara Adventure Kenalkan Dunia Pencinta Alam kepada Maba UNM
- account_circle Encut Nur Azizah
- calendar_month Selasa, 22 Sep 2026
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Depokhitz.com, Depok – Tak harus jago mendaki atau memiliki perlengkapan outdoor sendiri untuk bergabung dengan organisasi pencinta alam. Hal tersebut dikenalkan Dhinakara Adventure kepada mahasiswa baru Universitas Nusa Mandiri (UNM) dalam kegiatan Masa Orientasi Kampus (MOKA) di UNM Kampus Margonda, Jalan Margonda No. 545, Beji, Depok, Jawa Barat, Sabtu (19/9).
Dhinakara Adventure merupakan organisasi mahasiswa yang mewadahi kegiatan di luar ruangan, mulai dari pendakian gunung, kegiatan di hutan, panjat tebing, hingga rafting. Selain kegiatan alam bebas, organisasi ini juga menekankan pengalaman berorganisasi, komunikasi, disiplin, dan rasa persaudaraan antaranggota.
Anggota Dhinakara Adventure, Siti Sarah Putri Andriani, mengatakan mahasiswa yang ingin bergabung tidak perlu langsung memiliki perlengkapan kegiatan outdoor secara lengkap. Peralatan dapat dipinjam sesuai kebutuhan kegiatan.
“Untuk bergabung di sini sebenarnya enggak harus punya peralatan sendiri. Yang penting ada tekad dan niat untuk bergabung,” ujar Sarah.
Keraguan mengenai kemampuan fisik juga menjadi salah satu hal yang mungkin dirasakan mahasiswa baru ketika ingin mencoba kegiatan pencinta alam. Sarah mengatakan mahasiswa tidak perlu langsung merasa tidak mampu sebelum mencoba karena kemampuan tersebut dapat berkembang melalui pengalaman selama mengikuti kegiatan.
Hal tersebut juga menjadi bagian dari proses yang dilakukan Dhinakara Adventure. Anggota Dhinakara Adventure, Brillianc Sulthan, menjelaskan bahwa anggota baru akan mendapatkan latihan dan pengetahuan tambahan sebelum mengikuti kegiatan.
Menurut Brillianc, proses tersebut dilakukan melalui pemberian materi dan praktik agar anggota memiliki pengalaman serta pemahaman yang dibutuhkan saat berada di lapangan.
Selain kemampuan teknis, aspek keselamatan turut menjadi perhatian dalam setiap kegiatan. Persiapan seperti perlengkapan P3K, emergency blanket, pemanasan, logistik, hingga pengaturan perjalanan dilakukan sebelum kegiatan berlangsung.
Dalam pelaksanaannya, anggota juga tidak dituntut untuk selalu mencapai puncak. Brillianc menjelaskan bahwa kondisi setiap anggota tetap menjadi pertimbangan selama kegiatan.
“Enggak ada namanya harus mencapai puncak. Intinya itu kembali ke kebersamaan dan persaudaraan,” kata Brillianc.
Sarah menambahkan, anggota yang mengalami kesulitan dalam perjalanan tidak akan dibiarkan menghadapi kondisi tersebut sendirian. Anggota lain akan tetap mendampingi dan menyesuaikan perjalanan dengan kondisi kelompok.
Melalui kegiatan tersebut, mahasiswa baru dapat mengenal aktivitas Dhinakara Adventure sekaligus mengetahui bahwa kegiatan alam bebas tidak hanya membutuhkan kemampuan fisik, tetapi juga persiapan, pengetahuan, komunikasi, dan kerja sama antaranggota.
- Penulis: Encut Nur Azizah

Saat ini belum ada komentar